This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Dunia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

Blatter: Suporter Rasis, Klub Harus Degradasi


Blatter: Suporter Rasis, Klub Harus Degradasi
Presiden FIFA Sepp Blatter. © AFP

Bola.net - Presiden FIFA Sepp Blatter menyebut degradasi sebagai hukuman paling tepat untuk klub-klub yang suporternya melakukan aksi rasis. Menurut Blatter, denda saja tidaklah cukup.

Beberapa tahun terakhir, sudah sering kita saksikan para pemain menjadi korban rasisme penonton dalam pertandingan sepak bola. Tidak hanya di Eropa, tapi di seluruh dunia. Kasus terkini adalah yang melibatkan pemainAC Milan, Kevin-Prince Boateng, saat beruji coba melawan Pro Patria.

Blatter pun percaya bahwa 'penyakit' ini harus segera diberantas dan dihilangkan sepenuhnya dari lapangan hijau. Tidak hanya dengan denda bagi klub yang bersangkutan, seperti  £65.000 dari UEFA untuk Federasi Sepakbola Serbia setelah para suporternya melecehkan pemain-pemainInggris, tapi dengan diturunkan ke kasta yang lebih rendah.

"Sekarang tergantung pada kita untuk mengambil langkah-langkah nyata," kata Blatter di situs resmi FIFA seperti dikutip oleh Metro.

"Denda tidak cukup kuat. Larangan bertanding tanpa penonton bisa jadi alternatif, tapi yang terbaik adalah pengurangan poin dan degradasi untuk klub yang bersangkutan," tegasnya.

Blatter menilai hukuman seperti ini sangat pantas diberikan kepada klub yang suporternya terbukti bersalah melakukan tindakan rasis. Pasalnya, masih menurut Blatter, suporter merupakan tanggung jawab klub. Jika Klub tidak bisa mengendalikan suporternya, maka mereka layak mendapatkan hukuman.

FIFA Pastikan Pakai Goal-Line Technology


FIFA Pastikan Pakai Goal-Line Technology
FIFA akan pakai GLT. © AFP

Setelah sukses melakukan ujicoba penggunaan Goal-Line Technology (GLT) pada Piala Dunia Antarklub lalu, FIFA memastikan akan memakai teknologi ini ke Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014.

Teknologi garis gawang ini tentu bertujuan untuk membantu wasit menentukan sebuah gol. Dengan diaplikasikannya teknologi ini diharapkan tak akan ada lagi kontroversi gol hantu dalam ajang resmi FIFA.

Dengan banyaknya teknologi yang ada, FIFA akhirnya melakukan tender untuk memilih teknologi terbaik. tentu ada syarat-syarat tertentu bagi perusahaan yang ingin teknologi mereka dipakai dalam ajang sepakbola terbesar dunia itu.

FIFA akan memberikan lisensi terhadap teknologi yang dianggap memenuhi persyaratan ketat mereka. Sejauh ini baru ada dua perusahaan yang teknologinya mendapatkan lisensi dari FIFA.

Perusahaan yang berminat akan diajak untuk mengikuti tur meninjau semua stadion yang akan dipakai di Piala DUnia nantinya. Keputusan mengenai tender FIFA ini akan diumumkan pada April mendatang.

Senin, 25 Februari 2013

Dante: Brasil Wajib Mewaspadai Rooney


Dante: Brasil Wajib Mewaspadai Rooney
Wayne Rooney. © AFP

Kokohnya lini belakang Bayern Munich di Bundesliga membuat pelatih tim nasional Brasil Luis Felipe Scolari kepincut kepada sosok Dante.

Alhasil bek berusia 29 tahun itu pun terpanggil Samba untuk meladeni Inggris di laga persahabatan malam ini, dan Dante pun antusias menyambut kesempatan perdananya itu.

"Saya benar-benar mendapat panggilan ini dan saya tidak sabar menghadapinya," ucapnya pemain yang bakal mendapat caps pertamanya ini kepada para wartawan.

Salah satu pemain The Three Lions yang paling membuat Dante takjub adalah Wayne Rooney. Dan ia siap mematikan penyerang klub MU tersebut malam ini.

"Rooney adalah penyerang berkelas dunia, tipe pemain berkualitas tinggi. Pergerakannya fantastis. Ia memiliki segalanya. Anda harus benar-benar memainkan permainan terbaik saat menghadapi pemain-pemain seperti ini, karena mereka dapat membalik pertandingan dalam sekejap.

Review: Argentina Bekuk Swedia


Review: Argentina Bekuk Swedia
Selebrasi pemain Argentina. © AFP

Argentina sukses mempermalukan tuan rumah Swedia 3-2 pada laga persahabatan yang berlangsung di Friends' Arena Kamis (07/02) dini hari.

Argentina benar-benar tampil dominan atas Swedia pada laga tersebut. Terbukti mereka mampu unggul cepat pada menit kedua melalui golMikael Lustig. Tuan rumah sendiri sempat menghidupkan permainan kala Jonas Olsson mampu membuat kedudukan kembali imbang pada menit 17. Akan tetapi, gol Sergio Aguero (18') dan Gonzalo Higuain(22') kembali membenamkan asa tuan rumah. Bahkan gol Rasmus Elmpada menit kelima injury time babak kedua juga masih belum mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Hasil tersebut jelas memberikan arti tersendiri bagi skuad La Albiceleste. Pasalnya, itu adalah kali pertama Argentina memetik kemenangan atas timnas Swedia dan sekaligus membuat rekor kedua tim saat ini menjadi sama kuat (satu kali menang, satu kali imbang dan satu kali kalah).

Selain itu, pertandingan tersebut juga menjadi momen Spesial bagi seorang Lionel Messi yang lagi-lagi sukses memecahkan sebuah rekor. Pemain berjuluk La Pulga tersebut berhasil melampaui catatan caps Juan Pablo Sorin yang mampu bermain untuk timnas Argentina selama sembilan bulan tanpa henti.

Sedangkan bagi Swedia, hasil tersebut membuat mereka kembali merasakan kekalahan sejak terakhir kali dihancurkan Brasil dengan skor 0-3 pada Agustus 2012 silam.

Susunan pemain kedua tim:
Swedia (4-3-1-2): Isaksson; Lustig (johansson 60'), Granqvist, J. Olsson, M. Olsson; Svensson (Elm 61'), Kallstrom (Warnbloom 77' (kuning 83')); Larsson, Ibrahimovic (Ranegie 46'), Kacanikilic (Durmaz 77'); Hysen.

Argentina (4-3-3): Romero; Zabaleta (Ansaldi 61'), Fernandez, Garay (Coloccini 87'), Campagnaro; Mascherano, Gago (Banega 68'), Di Maria (Montillo 46'); Higuain (Di Santo 90'), Messi, Aguero (kuning 68') (Lavezzi 75').

Belanda 1-1 Italia: Reaksi Lima Awak Azzurri


Belanda 1-1 Italia: Reaksi Lima Awak Azzurri
Italia memaksakan hasil imbang di penghujung laga. © AFP

Italia sukses menghindari kekalahan keenam secara berturut-turut dalam laga uji coba ketika bermain imbang 1-1 melawan Belanda di Amsterdam.

Di Amsterdam ArenA, Kamis (07/2), Italia tertinggal terlebih dahulu ketikaJeremain Lens membobol gawang Gianluigi Buffon pada menit 33. Ambisi Belanda untuk memutus rekor tak pernah menang atas Italia dalam laga uji coba kandas setelah Marco Verratti menuntaskan assist Alberto Gilardino dan mencetak gol internasional perdananya di masa injury time.

Dalam laga tersebut, Belanda mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tapi hampir semuanya dimentahkan oleh Buffon di bawah mistar.

Kubu Italia melihat hasil ini sebagai sesuatu yang positif, dan itu bisa dilihat dari komentar lima awaknya yang kami rangkum dari Football Italiadan situs resmi FIFA. 

Pele: Neymar Hanya Memikirkan Gaya Rambutnya


Pele: Neymar Hanya Memikirkan Gaya Rambutnya
Neymar. © AFP

Legenda Timnas Brasil, Pele kembali melontarkan kritikan kepada superstar Santos, Neymar. Setelah menyebut sang penyerang sebagai pemain biasa, kini Pele mengatakan bahwa pemain berusia 21 tahun itu terlalu memikirkan gaya rambutnya saja.

Neymar memang tampil luar bisa bersama Santos dalam beberapa tahun belakangan ini. Bahkan, sejumlah kalangan pun sangat berharap kepada pemain yang memiliki nama lengkap Neymar da Silva Santos Junior itu untuk membawa Brasil sukses pada Piala Dunia 2014.

Namun, Pele memiliki persepsi lain. Menurutnya, kualitas Neymar terlalu dibesar-besarkan oleh para pelaku media dunia.

Bahkan, mantan punggawa New York Cosmos itu menilai bahwa pemain yang diincar Barcelona FC dan Real Madrid tersebut terlalu memikirkan penampilan, daripada performanya di atas lapangan hijau.

"Para suporter Santos boleh berkata bahwa Neymar adalah yang terbaik di dunia, tetapi dia terlalu sering memikirkan penampilannya daripada kualitasnya di atas lapangan hijau." ungkap Pele seperti dilansir Marca.

"Menurut saya, Neymar terlalu peduli dengan tatanan rambutnya, serta gaya penampilannya." sindir Pele mengenai Neymar.