This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Tampilkan postingan dengan label TIM Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIM Nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Maret 2013

Daftar 28 Nama Yang Masuk TIMNAS Indonesia


Tim Pelatih tim nasional Indonesia, Rahmad Darmawan dan Jacksen F. Tiago, akhirnya mengumumkan 28 nama yang terpilih untuk masuk ke skuat tim Merah Putih.

Namun, daftar 28 pemain tersebut masih bersifat sementara, karena hanya ada 23 pemain yang dapat didaftarkan saat timnas menghadapi Arab Saudi dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), 23 Maret mendatang.

Rahmad Darmawan mengungkapkan adanya pemain yang lebih karena untuk mengantisipasi apabila ada pemain yang tidak dapat dimainkan karena masalah administrasi ataupun masalah pada kondisi fisiknya.

"Penambahan dilakukan karena menunggu proses administrasi. Ada juga pemain yang ingin kita lihat lagi kebugaran fisiknya, dan ada pula yang masih ingin kita lihat potensinya," ujar RD.

Dalam daftar tersebut, nama-nama tenar seperti Hamka Hamzah, Zulkifly, Ahmad Bustomi atau Boaz Solossa kembali muncul. Sementara yang mengejutkan, beberapa pemain naturalisasi seperti Toni Cussel dan Stefano Lilipaly tercoret dari skuat.

Berikut adalah 28 pemain yang dipilih oleh Rahmad Darmawan dan Jacksen F. Tiago:

Kurnia Meiga, I Made Wirawan, Samsidar, Hamka Hamzah, M.Roby, Victor Igbonefo, Abdul Rahman, Zulkifli Syukur, Ricardo Salampessy, Supardi, Ruben Sanadi, Tony Sucipto, Immanuel Wanggai, Ponaryo Astaman, Ahmad Bustomi, Raphael Maitimo, M. Taufiq, M.Ridwan, Andik Vermansah, Greg Nwokolo, Boaz Solossa, Firman Utina, Ferinando Pahabol, Irfan Bachdim, Zulham Zamrun, Ian Louis Kabes, Sergio van Dijk, dan Titus Bonai

Rabu, 27 Februari 2013

Sekjen PSSI: Tak Ada BTN!


ARENAKU.COM – Sekjen PSSI Halim Mahfudz kembali menegaskan ihwal keberadaan Badan Tim Nasional (BTN). Ia mengatakan, BTN tidak pernah ada lantaran dibentuk tanpa persetujuan Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Oleh karena itu pengelolaan Timnas akan tetap berada di bawah PSSI secara keseluruhan. “Tidak ada yang namanya BTN,” tutur Halim.
Pembentukan BTN yang atas persetujuan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menimbulkan polemik baru bagi Timnas.
Pasalnya, BTN yang diketuai Isran Noor (Bupati Kutai Timur) dan mantan manajer timnas AFF 2012 Habil Marati sebagai wakil ketua, juga melakukan pemanggilan pemain ke Timnas.
BTN memproyeksikan pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Timnas. Sedangkan PSSI melalui Exco tetap mempercayakan posisi pelatih Timnas senior kepada Nil Maizar.[bnt]

Halim Dipecat dari Sekjen PSSI


ARENAKU.COM – Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2), memunculkan beberapa poin penting. Satu di antaranya rapat Exco memutuskan untuk melengserkan Halim Mahfudz dari posisi sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.
Pelengseran Halim Mahhfudz ini sendiri diinformasikan oleh Hadiyandra dalam jumpa pers di Kantor PSSI, seusai rapat Komek. Menurut Hadiyandra, Surat Keputusan pelengseran CEO Halma Strategic itu akan diterbitkan hari ini.
“Terkait Sekjen PSSI, rapat Exco sudah memutuskan dan sepakat untuk mengganti Sekjen PSSI atas nama Halim Mahfudz. Tentu, peserta rapat mengucapkan terimakasih atas yang telah dilakukan beliau selama menjabat sebagai Sekjen,” kata Hadiyandra.
Sementara itu, Hadiyandra menambahkan dirinya akan menggantikan posisi Halim sebagai Sekjen. Penunjukkan dirinya sebagai Sekjen, menurutnya, secara langsung diputuskan dalam rapat Exco, yang dihadiri Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, Muwardi Nurdin, dan empat anggota Exco yang sebelumnya berstatus terhukum: La Nyalla, Tony Aprilany, Roberto Rouw, dan Erwin Dwi Budiawan.
“Ini sah karena anggota yang hadir 50 persen plus satu,” jelas Hadiyandra menganggapi keputusan Exco, yang dibuat tanpa lima anggota Exco lainnya: Farid Rahman, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Widodo Santoso dan Tuti Dau.

Selasa, 26 Februari 2013

KLB PSSI Belum Bisa Bubarkan KPSI


KLB PSSI Belum Bisa Bubarkan KPSI
La Nyalla Mahmud Mattalitti © Bola.net/Fajar Rahman

La Nyalla Mahmud Mattalitti kembali membuat pernyataan cukup mengejutkan. Selain bakal protes ke FIFA, Ketua Umum KPSI tersebut bakal mengurungkan niatnya membubarkan KPSI.

Hal itu menyusul permintaan FIFA yang mengatakan bahwa Kongres 17 Maret mendatang berstatus Kongres Luar Biasa (KLB). Permintaan tersebut dinilai La Nyalla bertentangan dengan MoU antara KPSI dan PSSI beberapa waktu lalu.

"Soal status Kongres, sebenarnya tidak ada masalah. Tapi, KPSI baru bisa dibubarkan setelah terlaksananya Kongres Biasa dan bukan Kongres Luar Biasa," kata La Nyalla.

FIFA sebelumnya, lanjut La Nyalla, FIFA ingin Kongres tersebut berstatus Kongres Biasa seperti yang tertuang dalam MoU di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Juni 2012 lalu.

"Artinya, sekarang FIFA yang melanggar kesepakatan. Sehingga, jangan salahkan kami kalau KPSI jalan terus. Sebab, KLB bukan amanat MoU," tambahnya.

Sebab itu, La Nyalla meminta kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo agar kembali menyurati FIFA.

"Hal tersebut merupakan tugas Menpora untuk menyurati FIFA. Saya hanya melaksanakan apa yang diperintahkan," kata La Nyalla.

Jika kongres nantinya dipastikan bersifat Kongres Luar Biasa (KLB), maka poin pembahasan akan seputar penyatuan liga, revisi statuta, serta pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco).

Klub Terboros EPL Musim 2012/13


Menpora: Kongres PSSI 17 Maret Berstatus Luar Biasa
Roy Suryo © Huyogo Simbolon
Kongres yang bakal digelar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 17 Maret 2013 nanti berstatus Kongres Luar Biasa (KLB). Hal itu menyusul penjelasan dari Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo.

Sebelumnya, rencana Kongres tersebut masih menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, apakah berstatus Kongres Biasa (KB) atau Kongres Luar Biasa (KLB). Hal tersebut tak lepas dari kebijakan yang dimiliki PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).

Alhasil, kini Roy Suryo meminta semua pihak mematuhi dan hanya berpegangan pada surat FIFA tertanggal 22 Februari yang ditandatangani Kepala Asosiasi anggota FIFA Primo Carvaro. Surat itu merupakan jawaban atas semua pertanyaan yang pernah disampaikan kepada FIFA.

"Kongres selanjutnya berstatus KLB. Ini diputuskan setelah mempertimbangkan tenggat waktu pelaksanaan Kongres," tulis Primo Corvaro melalui suratnya.

Roy menjelaskan Kongres PSSI pada 17 Maret nanti hanya memiliki waktu persiapan sekitar empat minggu atau setelah pihak PSSI dan KPSI melakukan kesepakatan di Jakarta pada 18 Februari.

Selain itu, pemutusan status KLB dilakukan untuk menghindari kemungkinan adanya perubahan agenda dari yang sebelumnya telah disepakati FIFA dan AFC. Yakni tentang penyatuan liga, revisi statuta, dan pengembalian empat mantan Komite Eksekutif (Exco) terhukum, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Roberto Rouw, Tonny Aprilani, dan Erwin Dwi Budiawan.

Pada KB, agenda bisa diubah sesuai dengan keputusan peserta yang hadir. Sedangkan pada KLB, agenda yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tidak bisa diubah.

"Kini, yang terpenting adalah untuk segera mengirimkan draf agenda kepada para peserta kongres," ujar Roy.

Roy Suryo berharap semua pihak mematuhi keputusan FIFA. Diungkapkannya, penegasan FIFA dapat meredam perdebatan yang akhir-akhir ini terjadi.

"Kongres harus dilaksanakan dengan status KLB. Ini perintah FIFA setelah sebelumnya saya menuliskan surat mengenai teknis pelaksanaan Kongres," sambung Roy.

Maka dari itu, Roy menegaskan agenda Kongres nanti hanya fokus membahas penyatuan liga dan revisi statuta. Sedangkan pengembalian empat Exco, sudah terlaksana setelah La Nyalla dan kawan-kawan mendatangi kantor PSSI dan bertemu Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Jumat (22/2) lalu.

Roy melanjutkan pemerintah tak ingin campur tangan mengenai pelaksanaan kongres. Segala hal teknis, sepenuhnya diserahkan kepada pihak-pihak bersangkutan dan pemerintah hanya bertindak sebagai pengawas.

Senin, 25 Februari 2013

Diego Michiels dan Van Dijk Dipanggil ke Timnas



JAKARTA - Meski belum jelas eksistensinya, Badan Tim Nasional (BTN) terus melakukan pemanggilan pemain untuk dipersiapkan ke Pra Piala Asia menghadapi Arab Saudi. Terakhir, BTN kembali memanggil lagi dua orang pemain untuk mulai berlatih pada 1 Maret mendatang.

Kedua pemain yang dipanggil tersebut adalah Sergio van Dijk dari Persib Bandung dan Bayu Gatra dari Persisam Samarinda. Sehingga total sudah ada 36 pemain yang dipanggil BTN ke timnas.

Satu pemain lagi yang juga akan dipanggil ke timnas adalah Diego Michiels. Kemungkinan untuk memanggil Diego makin besar setelah kekasih Nikita Willy tersebut mendapat penangguhan penahanan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Diego yang awalnya ditahan di rumah tahanan (rutan), kini berubah menjadi tahanan kota. "Dua tambahan pemain yang dipanggil yaitu Sergio van Dijk dan Bayu Gatra. Kalau Diego Michiels bebas, dia akan masuk dalam skuat. Jadi total 37 pemain," ujar Wakil Ketua BTN Habil Maratti di Jakarta, Selasa (26/2).

Hingga kini baru tiga pemain yang sudah sudah bergabung ke timnas. Mereka adalah Mario Aibekop, Husin J Rahaningmas dan Anggi.

BTN sebenarnya sudah merencanakan untuk melakukan tes kesehatan, namun karena pemain tidak hadir hal tersebut ditunda. Pemusatan latihan sendiri ditunda sampai 1 Maret.

"Setelah berlatih seminggu pemain akan disaring menjadi 23 orang. Ke-23 pemain itulah yang nantinya akan melawan Arab Saudi," ungkap Habil.

Pelatih Baru Timnas Digaji Rp 2,5 Miliar Per Tahun


Pelatih Baru Timnas Digaji Rp 2,5 Miliar Per Tahun
Luis Manuel Blanco dikontrak dua tahun © Eggi Paksha

Badan Tim Nasional (BTN) tidak main-main dalam mengangkat prestasi sepakbola Indonesia. Sekalipun, harus menggelontorkan dana yang begitu banyak.

Misalnya saja, untuk mempekerjakan pelatih anyar asal Argentina, Luis Manuel Blanco, BTN harus menggajinya sebesar Rp 2,5 miliar per tahun. Tidak cukup sampai di situ, Blanco juga mendapatkan fasilitas yang tidak murah lainnya, mobil dan apartemen.

"Yang penting, Timnas harus mampu berprestasi. Yakni, di ajang Pra Piala Asia 2015 dan Piala AFF 2014. Karena itu, Blanco dan kawan-kawan harus bekerja keras demi kejayaan Timnas," ujar Wakil Ketua Umum BTN, Habil Marati.

Dikatakannya lagi, kontak Blanco bersama Timnas berdurasi 2 tahun plus opsi perpanjangan kontak. Dalam menjalankan tugasnya, Blanco dibantu asisten Jorge Di Gregorio dan pelatih fisik Marcos Conenna.

"Blanco menilai banyak pemain berbakat di Indonesia. Karena itu, Indonesia memiliki peluang besar untuk berprestasi. Kini, kita harus mendukung tugas Blanco agar Indonesia bisa berbicara di tingkat internasional," pungkasnya.

Jadwal TC Timnas Versi BTN Diundur


Jadwal TC Timnas Versi BTN Diundur
Habil Marati. © Eggi Paksha

Jadwal pemusatan latihan/training centre (TC) yang akan digelar Badan Tim Nasional (BTN) diundur. Semula, BTN menjadwalkan menggelar TC di Jakarta, Senin (25/2). Namun, diubah menjadi Rabu (27/2).

Padatnya jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) menjadi alasan utama TC tersebut mengalami pemunduran jadwal.

"Kini, kompetisi ISL dan IPL sedang berlangsung ketat. Klub-klub peserta meminta kebijaksanaan untuk memberikan pemain setelah pertandingan di kompetisi sedikit lebih longgar. Hal tersebut sangat dapat kami maklumi," ujar Wakil Ketua BTN, Habil Marati.

Dikatakannya lagi, BTN sangat memaklumi kondisi yang dialami klub-klub. Sejauh ini, dilanjutkannya, BTN sudah menyusun daftar mengenai jadwal TC Timnas jelang menghadapi pertadingan kedua kualifikasi Piala Asia 2015. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia akan menjamu Arab Saudi pada 23 Maret 2013.

Mantan Bendahara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menjelaskan, rencananya pada 27 dan 28 Februari akan diadakan pemeriksaan kesehatan para pemain di salah satu klinik yang terletak di jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Nantinya, pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, diminta melakukan seleksi terhadap 37 pemain yang mengikuti TC. Semula, TC dijadwalkan diikuti oleh 34 pemain. Namun, Blanco mendapatkan tiga pemain tambahan yang dinilai potensial.

Ketiga pemain tersebut adalah Bayu Gatra dan M. Roby yang bermain di klub Persisam Samarinda, serta Sergio Van Dijk dari Persib Bandung.

"Mereka akan mulai berlatih sejak 1 Maret 2013. Setelah berlatih kurang lebih dua hari, pelatih akan menyaring pemain menjadi 23. Sejumlah 23 pemain tersebut dipersiapkan untuk melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua kualifikasi Piala Asia 2015," tutupnya. 

Jadwal TC Timnas Versi BTN Diundur


Jadwal TC Timnas Versi BTN Diundur
Habil Marati. © Eggi Paksha

Jadwal pemusatan latihan/training centre (TC) yang akan digelar Badan Tim Nasional (BTN) diundur. Semula, BTN menjadwalkan menggelar TC di Jakarta, Senin (25/2). Namun, diubah menjadi Rabu (27/2).

Padatnya jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) menjadi alasan utama TC tersebut mengalami pemunduran jadwal.

"Kini, kompetisi ISL dan IPL sedang berlangsung ketat. Klub-klub peserta meminta kebijaksanaan untuk memberikan pemain setelah pertandingan di kompetisi sedikit lebih longgar. Hal tersebut sangat dapat kami maklumi," ujar Wakil Ketua BTN, Habil Marati.

Dikatakannya lagi, BTN sangat memaklumi kondisi yang dialami klub-klub. Sejauh ini, dilanjutkannya, BTN sudah menyusun daftar mengenai jadwal TC Timnas jelang menghadapi pertadingan kedua kualifikasi Piala Asia 2015. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia akan menjamu Arab Saudi pada 23 Maret 2013.

Mantan Bendahara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menjelaskan, rencananya pada 27 dan 28 Februari akan diadakan pemeriksaan kesehatan para pemain di salah satu klinik yang terletak di jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Nantinya, pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, diminta melakukan seleksi terhadap 37 pemain yang mengikuti TC. Semula, TC dijadwalkan diikuti oleh 34 pemain. Namun, Blanco mendapatkan tiga pemain tambahan yang dinilai potensial.

Ketiga pemain tersebut adalah Bayu Gatra dan M. Roby yang bermain di klub Persisam Samarinda, serta Sergio Van Dijk dari Persib Bandung.

"Mereka akan mulai berlatih sejak 1 Maret 2013. Setelah berlatih kurang lebih dua hari, pelatih akan menyaring pemain menjadi 23. Sejumlah 23 pemain tersebut dipersiapkan untuk melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua kualifikasi Piala Asia 2015," tutupnya.

Persib Belum Melepas Pemain ke BTN


Persib Belum Melepas Pemain ke BTN
M Ridwan masih menunggu izin klub © Huyogo Simbolon

Persib Bandung masih akan berembug terkait pemanggilan Badan Tim Nasional (BTN) terhadap dua pemainnya, gelandangMuhammad Ridwan dan Tony Sucipto. Manajer Persib mengaku tidak akan menghalangi keduanya untuk memperkuat tim Merah Putih dalam Pra Piala Asia 2015.

Pihak BTN sendiri sudah mengumumkan pemanggilan Ridwan dan Tony melalui surat yang dikirimkan pada 18 Februari silam. Surat sendiri baru masuk kepada PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) sehari setelah surat terkirim.

Di dalam surat bernomor 07/KET-IN/Int/II-2013 yang ditandatangani Isran Noor itu disampaikan bahwa Ridwan dan Tony untuk mengikuti Pelatnas yang dimulai sejak Minggu (24/2) lalu dan disiapkan untuk menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret 2013 mendatang.

Sementara, kedua pemain Persib sendiri masih ikut berlatih bersama Persib di Bandung. Manajer Persib Umuh Muchtar memberikan alasan masih belum dilepasnya kedua pemain. “Saya setuju tidak ada masalah membela Merah Putih,” ujar Umuh saat dihubungi Bola.net.

Umuh mengaku sulit melepas kedua pemain yang berstatus sebagai pemain utama di tim Persib. Hanya saja terkait jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) Umuh masih meminta penjelasan dari BTN.

“Kita perhitungkan dulu karena kedua pemain merupakan pemain utama di tim. Siapa penggantinya? Saya harus bicara hal ini dengan pengurus. Tidak bisa mengambil keputusan sendiri,” jelasnya.

Tidak jelas sampai kapan Persib akan melepas pemainnya ke timnas Indonesia. “Nanti setelah kami berdiskusi dengan pengurus,” tutup Umuh. Di ISL, posisi Persib memang tengah terseok di peringkat ke-17. Dalam waktu sepekan ini saja, tim Maung Bandung sudah harus menjalani 2 pertandingan melawan PSPS Pekanbaru, Rabu (27/2) dan Persija Jakarta, Minggu (03/3).